• Pengalaman
  • Saga

Kuil Kouyaji

Bunga rhodies di musim semi, dedaunan berwarna-warni di musim gugur, berdoa di Kuil Kouyaji, Takeo, dan singkirkan kemalanganmu!

Kuil Kouyaji di Kota Kitagata di Takeo adalah "Kuil Bunga Rhodies," tempat 1.000 semak bunga rhodies dari 20 varian mekar pada bulan April. Juga dikenal sebagai "Kuil Shakunage," kuil yang unik ini juga memiliki patung Shakunage Kannon, yang menghilangkan kemalangan para percayawan, dan patung Bokefūji Kannon, yang dikatakan sebagai penangkal penyakitdemensia.
Area bersejarah ini adalah bagian dari Jalur Nagasaki. Daerah ini memiliki banyak pesona, termasuk daerah dengan bunga-bunga indah dan sajian makanan lezat.
Di sini, kami memperkenalkan beberapa tempat di mana Anda dapat menikmati pesona Daerah Kitagata.

Kuil Kouyaji, salah satu tempat paling terkenal di prefektur untuk bunga rhodies

Kuil kuno ini, yang didirikan oleh biksu, Kukai (774 - 835), juga dikenal sebagai "Kuil Shakunage (Bunga Rhodies)." Referensi ke kuil ini dalam dokumen-dokumen kuno dari Periode Kamakura (1185-1333) menyatakan, "Setiap orang berdosa yang melarikan diri ke Kouyaji akan diampuni dosanya."
Dari awal April hingga awal Mei, 1.000 semak bunga rhodies dari sekitar 20 varian, baik Jepang maupun Barat, mekar dengan seluruh keindahannya. Bunga rhodies, menggantung dengan bunga-bunga mekar, terlihat mencolok terhadap hijau lumut yang menutupi seluruh permukaan tanah kuil (Festival Shakunage).
Pengunjung juga dapat menikmati "Khotbah Komedi," kegiatan menyalin sutra, dan berbagai kegiatan lainnya.

Setelah berdoa di kuil, isi perut Anda di Takeo-Kitagata Champon Alley

"Jalur Nagasaki", dengan panjang sekitar 223,8 km dari Kokura ke Nagasaki, merupakan salah satu jalan dari ibu kota Edo yang dibangun di seluruh bagian Jepang pada Periode Edo. Hanya selempar batu dari Kuil Kouyaji adalah Kitagatajuku Honjin, penginapan di mana banyak orang, termasuk daimyo dan pejabat pemerintah, menginap saat melakukan perjalanan di Jalur Nagasaki. Daerah ini masih memiliki banyak situs bersejarah yang menceritakan cerita masa lalunya.
Waktu berlalu, dan Kitagata kemudian menjadi makmur karena industri tambang batu bara setelah Perang Dunia Kedua. Menjawab keinginan para penambang batu bara, champon yang unik di daerah Kitagata, dengan kuah kental yang kaya rasa dan banyak sayuran, diciptakan. Hidangan lezat lainnya juga menunggu Anda, termasuk mi udon, katsudon (potongan daging babi goreng di atas nasi), dan oyakodon (ayam dan telur dihidangkan di atas nasi)!

Berjalan sedikit lagi... di awal musim panas, Kuil Daishoji, kuil di angkasa, merupakan tempat yang harus dikunjungi

Kuil Daishoji didirikan pada 709 oleh rahib Jepang terkenal, Gyoki.
Pada awal musim panas, daerah kuil diselimuti dengan 5.000 semak bunga hortensia mekar. Membelakangi ruang penyembahan utama, Anda akan mendapatkan pemandangan panorama dari bunga hortensia berwarna-warni dan Kota Takeo yang merentang di bawahnya.
Ada juga sejumlah pohon kuno di daerah kuil yang patut dilihat, termasuk podocarpus yang diperkirakan berumur 500 tahun, dan juga pohon mochi (Ilex integra) dan pohon ek yang digabung dengan tali, yang didoakan oleh para penyembah untuk mendapatkan kebahagiaan pernikahan dan untuk menemukan pasangan yang cocok.

Lokasi

Nama Kuil Kouyaji
URL http://www.kouyaji.jp/ (dalam Bahasa Jepang)
Alamat 3245 Shiku, Kitagata-cho, Takeo-shi, Saga
Akses Sekitar 10 menit dengan mobil dari Takeo-Kitagata IC
Jam Operasional 10:00 hingga 16:00
Pertanyaan 0954‐36‐3616
Harga Tiket Masuk Selama Festival Shakunage: 500 yen
Nama Kuil Daishoji
URL http://www.takeo-kk.net/sightseeing/001289.php (dalam Bahasa Jepang)
Alamat 6694 Osaki, Kitagata-cho, Takeo-shi, Saga
Akses Sekitar 20 menit dengan mobil dari Takeo-Kitagata IC
Jam Operasional 10:00 hingga 16:00
Pertanyaan 0954‐36‐4934
Harga Tiket Masuk Kontribusi Keindahan: Orang Dewasa: 200 yen; Anak-Anak: 100 yen (Selama musim bunga hortensia)

Topik Berkaitan

Perkenalan rencana perjalanan yang direkomendasikan