Penumpang yang membawa sayuran dan buah ke Jepang

Sejak 24 November 2016, terdapat perubahan beberapa poin mengenai kebijakan membawa sayuran dan buah ke Jepang. Jenis-jenis sayur dibawah ini membutuhkan sertifikasi terlebih dahulu sebelum dapat di impor ke Jepang.

Contoh jenis-jenis sayur yang dibatasi

  • ■Contoh sayuran dan buah yang membutuhkan sertifikat※ ketika di impor dari Amerika Serikat dan Kanada
    Selada, Arugula, Tomat, Kale, Brokoli, Kubis, Bayam, etc.
    ※ Sertifikat Phytosanitary yang diberikan oleh pemerintah negara yang mengekspor harus tersedia.
  • ■Contoh sayuran dan buah yang dilarang untuk di impor dari Amerika Serikat dan Kanada
    Ceri, Apel, Pir, Persik, Plum, dan sebagainya.
  • ■Contoh sayuran dan buah yang membutuhkan sertifikat※ ketika di impor dari Jerman
    Seledri, Ketumbar, Kubis, Kale, Brokoli, Peterseli, dll.
    ※ Sertifikat Phytosanitary yang diterbitkan oleh pemerintah negara yang mengekspor diperlukan.
  • ■Contoh sayuran dan buah yang dilarang untuk di impor dari Jerman
    Apel, Pir, Persik, Plum, Tomat, dan sebagainya.
  • ■Contoh sayuran dan buah yang membutuhkan sertifikat※ ketika di impor dari Prancis
    Seledri, Ketumbar, Kubis, Kale, Brokoli, Arugula, Bayam, dll.
    ※ Sertifikat Phytosanitary yang diterbitkan oleh pemerintah negara yang mengekspor harus tersedia.
  • ■Contoh sayuran dan buah yang dilarang untuk di impor dari Jerman
    Apel, Pir, Persik, Plum, Tomat, dan sebagainya.

Untuk informasi terkini mengenai program karantina tumbuhan, mohon kunjungiSitus Kementrian pertanian, kehutanan, dan perikanan - Posko perlindungan tanaman Jepang.