- Budaya
- Chiba
Koridor Edo Nagareyama Honcho
Koridor Edo Nagareyama Honcho, area bersejarah di Prefektur Chiba
Terletak di sepanjang Sungai Edogawa Nagareyama, Prefektur Chiba, daerah yang dikenal sebagai Nagareyama Honcho ini berkembang oleh industri pembuatan mirin (sake manis) sejak abad ke-18. Tempat ini dikenal sebagai tempat kelahiran Shiromirin (mirin bening), yang dibawa ke Edo dengan transportasi air Sungai Edogawa yang juga merupakan pembawa kemakmuran ke Nagareyama. Daerah ini mempertahankan suasana pada tahun-tahun tersebut, dihiasi dengan kuil-kuil serta bangunan, toko-toko yang sudah lama berdiri, dan gudang-gudang dari abad ke-19. Bangunan-bangunan bersejarah yang ditetapkan sebagai properti budaya berwujud terdaftar ini, sekarang diubah menjadi tempat untuk menikmati suasana retro seperti galeri, kafe, dan restoran sebagai atraksi baru Nagareyama Honcho.

Lentera kertas buatan tangan menerangi jalan-jalan malam
Di malam hari, cahaya lembut dari lentera kertas buatan tangan menerangi ruang dan lorong. Penduduk setempat mulai membuat lentera-lentera tersebut secara sukarela, dan sekarang lebih dari 100 lentera telah dibuat, masing-masing menggambarkan sentimen penduduk atau sejarah rumah mereka. Jalan-jalan di Nagareyama Honcho yang diterangi dengan lentera, disebut juga dengan nama "Koridor Andon (lampu berbingkai kertas)" atau "Koridor Edo," yang menawarkan jalan-jalan menyenangkan di malam hari.

Pengalaman mendaki Gunung Fuji di Bukit Fujizuka di Kuil Sengen
Kuil Sengen didirikan pada tahun 1644 sebagai tempat perlindungan di wilayah tersebut untuk pemujaan Gunung Fuji. Di belakang bangunan kuil utama, ada Fujizuka atau bukit buatan yang dibuat berdasarkan rupa Gunung Fuji, yang merupakan salah satu yang terbesar dari jenisnya di Prefektur Chiba. Gunung Warisan Dunia telah menjadi objek pemujaan dari zaman kuno, dan pada pertengahan Edo di tahun 1700-an, mengunjungi dan menyembah Gunung Fuji menjadi kegiatan populer bagi orang-orang dalam mengejar jalan ke surga dan keberuntungan. Fujizuka di Nagareyama ini dibuat untuk mereka yang tidak bisa pergi mendaki Gunung Fuji dan dibuat agar terlihat seperti gunung asli dengan menggunakan batu vulkanik gunung yang sebenarnya. Dikatakan bahwa mereka yang mendaki gundukan sambil mengucapkan “Rokkon shojo, oyama wa seiten (Pemurnian enam indera, gunung suci tak berawan)” dapat menerima manfaat yang sama dengan mendaki Gunung Fuji yang asli.

Ikuti perjalanan santai di jalur lokal Nagareyama
Jalur Nagareyama adalah jalur tunggal lokal yang membentang dari Mabashi ke Nagareyama sejauh 5,7 kilometer. Lima kereta api berwarna-warni bernama Nanohana, Akagi, Wakaba, Sakura, dan Ryusei populer di kalangan penduduk setempat serta penggemar kereta api. Stasiun Nagareyama, stasiun pusat, telah terpilih sebagai salah satu dari "500 Pesona Semenanjung Boso," dengan lembaga-lembaga seperti balai kota, perpustakaan, dan balai budaya di dekatnya menjadikan stasiun ini terdekat dengan lanskap kota-dunia kuno Nagareyama Honcho.
Lokasi
| Nama | Koridor Edo Nagareyama Honcho |
|---|---|
| Situs Web | (Dalam Bahasa Inggris) http://www.kanko-nagareyama.jp/entry-info.html?id=167 |
| Alamat | Nagareyama, Nagareyama-shi, Chiba |
| Akses | Sekitar 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Nagareyama di Jalur Ryutetsu Nagareyama ke Jalan Honcho (Koridor Andon) Sekitar 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Heiwadai di Jalur Ryutetsu Nagareyama ke Jalan Honcho (Koridor Andon) |
| Pertanyaan | Tel: 04-7168-1047 |









