• Budaya
  • Nara

Bukit Pemakaman Ishibutai

Asuka merupakan simbol yang mewakili zaman kuno

Desa Asuka merupakan situs penggalian beberapa barang kerajaan dan peninggalan bersejarah dari Zaman Asuka (552-646). Ruang batu di Bukit Pemakaman Ishibutai terdiri dari 30 batu besar yang dibangun pada abad ke-6, dan meruapakan salah satu yang terbesar di Jepang. Ruang ini juga disebut Ishibutai (panggung batu), karena permukaan langit-langitnya terbuat dari batu datar sehingga terlihat seperti panggung. Erosi yang terjadi seiring waktu perlahan mengikis tanah yang dulunya menutupi bagian langit-langit makam. Meskipun penghuninya tak pernah diketahui, tapi beberapa orang percaya bahwa makam ini dihuni oleh negarawan bernama Sogano Umako, karena kebunnya berada di dekat makam.

Bersepeda di ibukota kuno yang asri

Desa Asuka memiliki banyak reruntuhan kuno dan dikelilingi pemandangan alam yang indah. Nikmati keindahan pemandangan dan kunjungi beberapa objek wisata di desa dengan menyewa sepeda biasa atau sepeda listrik. Beberapa rumah tradisional telah direnovasi menjadi rumah pertanian untuk menginap, pengalaman bertani, atau menikmati santapan lezat yang terbuat dari bahan baku setempat. Anda mungkin merasa seperti sedang berkunjung ke rumah nenek di pedesaan yang asri.

Sawah Terasering Inabuchi Tanada: Lanskap pedesaan Jepang yang menawan

Inabuchi Tanada, yang termasuk dalam salah satu dari 100 sawah terasering terbaik di Jepang, dibuat pada zaman pertengahan Jepang (794-1573) dan terletak di dekat Bukit Pemakaman Ishibutai. Area terdiri dari sekitar 300 petak sawah dan lahan pertanian lainnya, dengan pemandangan musiman Desa Asuka yang memesona, seperti bunga rapa di musim semi, bayangan matahari tenggelam pada permukaan sawah di awal musim panas, serta bunga bakung lelabah merah di musim gugur. Kawasan yang berperan penting dalam sejarah panjang Desa Asuka ini menarik pengunjung dengan suasananya yang hangat dan tenang.

Pemandangan panorama sejarah kuno yang menakjubkan

Turun sebentar dari sepeda Anda untuk mendaki Bukit Amakashi setinggi 148 meter yang terletak di tengah-tengah kawasan Asuka! Dari puncaknya, Anda dapat melihat seluruh Desa Asuka dan Yamato Sanzan (Tiga Gunung Yamato): Gunung Miminashi, Gunung Unebi, dan Gunung Amanokagu. Konon, dua orang negarawan bernama Sogano Emishi (ayah) dan Sogano Iruka (anak lelakinya) membangun rumah di kaki gunung untuk menunjukkan kekuasaannya atas penduduk setempat pada sekitar abad ke-7. Beberapa tanaman yang disebutkan dalam antologi puisi tertua Jepang "Man'yoshu", ditanam di sepanjang jalan setapak untuk menciptakan suasana kuno.

Lokasi

Nama Bukit Pemakaman Ishibutai
Situs Web (Dalam Bahasa Inggris) https://www.visitnara.jp/venues/A00524/
Alamat 254 Shimasho, Asuka-mura, Takaichi-gun, Nara
Akses Dari Stasiun Kintetsu Kashiharajingu-mae atau Stasiun Asuka, naik Bus dengan tujuan Nara Kotsu Asuka Loop, lalu turun di halte bus Ishibutai.
Jam Operasional 8.30 hingga 17.00
Pertanyaan Tel: 0744-54-4577 (Perusahaan Promosi Kawasan Asukamura)
Harga Tiket Masuk Dewasa: 300 yen; siswa SMA dan di bawahnya: 100 yen

Topik Berkaitan

Perkenalan rencana perjalanan yang direkomendasikan